Menggambar…

Sebelum mengenal komputer, hal yang paling gw seneng itu adalah menggambar. Jadi inget pas masih kecil pasti dimarah-marahin sama mama gara-gara menuh-menuhin dinding rumah sama coret-coretan spidol. Itu dinding rumah pasti ada gambar-gambar rumah, bunga, orang, sawah, dan pemandangan lainnya. Hehehe.

Pas SD juga selalu kena marah sama guru soalnya gak pernah nyatet pelajaran. Itu buku catatan pasti banyak sobek-sobekan gara-gara dipake buat ngegambar-gambar. Dan pas buku-buku catatan dikumpulin, catatan gw yang paling bersih. Apalagi sering ketauan ngegambar-gambar di kelas dan setelah itu dikirim ke suster kepala sekolah buat di”ceramah”in. Tapi mama dulu cukup bijak dengan mengikutkan gw ke lomba-lomba mewarnai, dari mulai mewarnai telur paskah (halah) sampai lomba-lomba mewarnai yang entah gak jelas diadain di mall-mall. 😆

Continue reading Menggambar…

Takut Untuk Jatuh

Perkataan yang diucapkan oleh pembimbing TA gw saat terakhir kali bimbingan adalah,

Petra, kamu itu harus menulis. Menulis itu seperti naik sepeda. Kita gak akan pernah bisa mahir untuk naik sepeda kalau tidak pernah mencoba. Orang yang ingin mahir naik sepeda harus berani untuk jatuh. Jangan pernah berharap bisa mahir kalo gak pernah jatuh bangun dan jatuh bangun. Kamu itu sekarang bagaikan seseorang yang bertanya, ‘Bu, bagaimana sih cara naik sepeda?‘, ‘Bu, bagaimana sih cara mengayuh sepeda‘, tapi kamu gak pernah ingin menaiki sepeda itu dan mau jatuh. Sampai kapan pun kamu gak akan pernah bisa maju.

Continue reading Takut Untuk Jatuh

Saat-saat terakhir sebagai mahasiswa…..

UAS pagi hari ini adalah UAS Sistem Terdistribusi.

Bener-bener gak nyangka kalo UAS yang terakhir ini bakal susah banget sehingga ditakutkan malah bakal jadi UAS kedua terakhir. 😀

Meskipun dari dulu mata kuliah dari laboratorium Sistem Terdistribusi adalah kuliah-kuliah yang menjadi favorit gw, tapi tadi malem gw bener-bener udah gak niat buat buka-buka buku. Akhirnya gw tidur cukup cepat tadi malam jam 9an. Tadi pagi gw sempet baca-baca tentang algoritma-algoritma umum yang sialnya ternyata keluar dan gw menyayangkan cuman skimming doang dan akhirnya ngisinya rada ngasal.

Well, 3 minggu terakhir gw menjalani saat-saat terakhir menjadi mahasiswa (amin). Ikut kuliah, ikut UAS, (sialnya gak ada praktikum). Bener-bener gimana yah rasanya mengakhiri kegiatan kuliah yang udah kita jalani selama 4 tahun. Ke depan tinggal ngerjain T* aja. Gak ada kegiatan apa-apa ke kampus, kecuali kegiatan administrasi atau bimbingan atau pun unit yang masih gak mau ditinggalin, hehe.

Tadi ada anak 2006 yang nanya, “Kak, udah gak kuliah lagi,, rasanya sedih gak?

Entah ya…. Sedih sih sebenernya… Dan ada banyak kejadian yang sebenernya pengen banget gw ulang… Jadi kayak Proposal Daisakusen gitu deh… 😆

Mulai minggu depan, udah bakal jarang ketemu…. Kok rasanya belum apa-apa gw udah kangen banget yah suasana kuliah bareng angkatan kayak jaman-jaman di tingkat 1 tingkat 2.. Huhuhu…

Dilema Di Atas Laju Cititrans

Gw adalah salah satu pengguna setia travel Jakarta-Bandung. Rumah gw ada di Jakarta dan kosan gw ada di Bandung. Sejak pertama kali gw di Bandung gw selalu menggunakan travel X-Trans karena dulu itu satu-satunya jasa travel yang punya pool di dekat rumah, di Kelapa Gading. Dan harganya juga lebih murah daripada Cipaganti yang punya kelebihan diantar sampai depan rumah (which itu bener-bener gak efisien karena gw jadi terpaksa menunggu orang-orang yang lain dianterin lebih dulu).

Continue reading Dilema Di Atas Laju Cititrans

Blog Teknis

Kayaknya gw gak pernah mengenalkan secara resmi di sini. Well, selain blog yang ini dan note di Facebook gw, gw juga punya beberapa blog lain. Salah satunya blog Males Koding. Kalo orang berkunjung ke blog ini, pasti pada heran. Judulnya Males Koding tapi kok ya isinya kodingan semua, yah. 😛

Kalo dulu biasanya gw masang hal-hal berbau teknis (baca: programming) di blog ini, sekarang semuanya gw pisahin ke situ. Well, gak semuanya sih, tapi sebagian besar. ^_^ Biar blog ini isinya cerita-cerita dan curhatan gw sehari-hari. Hehehe.

Bad Day

Well, actually there is no bad day. A day is a day. There is neither good day nor bad day. A day is as good as how one thinks of and as bad as what one makes it.

A friend once told me a story

A shepherd was asked by his friend, “will it be rain or sunny?”

He answered, “I don’t know but one thing: I will love it”. His friend so curious, “If you don’t know what it will be, how do you know whether you will love it?”

And the shepherd simply replied, “I had learnt that I couldn’t change the weather but I could change my heart to like whatever I have been given”

Despite how boring your lecturer was lecturing this morning, how many appointments you had to cancel few days ago only for an appointment that suddenly canceled by your friend today, how wet your clothes got while walking to dental clinic in rain -forgetting your umbrella and having to catch up the appointment-, how many hours you had to waste waiting for your so-late dentist in wet clothes, how uninteresting newspaper you bought in the wait -because you thought it would be nice to wait reading newspaper-, how bad your lunch -because you unconsciously put to much chilly on it-, how hurt headache you got from walking in the rain, how buggy your code for this-week-due assignment; it’s you who decides whether this day a good day or a bad day.

It’s you the one who smiles before calling it a day.

And I really want to smile before this long night sleep….

Kalau Dosen Pembimbing Ketemu Dengan Orang Tua

Ketika gw masih SD, gw inget banget yang namanya pertemuan orang tua dengan wali kelas. Sebuah acara caturwulan (tiap 4 bulan, kalo gak salah) yang selalu membuat gw ingin tiba-tiba menghilang dari Jakarta dan muncul entah di mana. Bukan kenapa-kenapa, dulu tuh gw termasuk anak yang bandel: males belajar, males ngerjain PR, suka ngobrol di kelas, suka coret-coret buku catatan dengan gambar-gambar kartun, dan lain-lain (kebiasaan yang kayaknya masih kebablasan sampai sekarang). Dan pasti habis acara pertemuan itu pasti gw selalu kena marah….

Continue reading Kalau Dosen Pembimbing Ketemu Dengan Orang Tua