Mengatur Keuangan Dengan Aplikasi You Need A Budget

Sedikit berbagi di bulan yang penuh berkah ini. Berhubung sekarang sering sekali ditanyakan tentang hal-hal yang hubungannya tentang finansial, mulai dari pembiayaan untuk membeli properti (tentu saja berhubung pekerjaan saya di UrbanIndo), investasi saham, investasi di reksadana, hingga manajemen finansial perorangan, saya mencoba untuk mulai menuliskan hal-hal yang berhubungan dengan finansial di blog ini.

Sebagai generasi muda yang dihadapi oleh tantangan untuk memiliki properti karena terus meningkatnya harga properti dan juga terpaan godaan-godaan konsumerisme, ada baiknya kita mulai belajar mengatur keuangan dengan baik.

Kali ini saya akan berbagi tentang salah satu aplikasi yang saya rekomendasikan untuk melakukan manajemen finansial: You Need A Budget. Dari namanya ini bukanlah aplikasi pencatatan (money tracking) biasa, tapi memiliki fungsi utama sebagai aplikasi untuk budgeting. Kelebihan budgeting dibanding tracking biasa adalah kita dapat melakukan perencanaan pengeluaran ketimbang dan melihat apakah pengeluaran yang tercatat masih sesuai dengan rencana yang kita susun.

Hal yang menarik dari YNAB adalah aplikasi ini memiliki metode khusus yang terdiri dari empat aturan: Give Every Dollar A Job, Embrace Your True Expenses, Roll With The Punch, dan Age Your Money. Ketika saya pertama kali mencoba mulai metode ini, saya agak sulit memahaminya, tapi sejalan dengan waktu dan setelah menonton video serta membaca artikelnya, sebenarnya metode ini tidak terlalu sulit untuk mengerti. Untuk lebih jelasnya, aturan-aturannya saya jelaskan di bawah ini.

Give Every Dollar A Job

Berikan setiap dollar rupiah Anda pekerjaan! Aturan ini mengharuskan kita agar meletakkan setiap uang yang kita terima, ke dalam pos-pos yang sudah kita tentukan. Misalnya ketika gaji masuk ke rekening kita pribadi, kita langsung membagi-baginya ke dalam beberapa pos-pos sesuai dengan apa yang kita anggap penting, misalnya sekian rupiah untuk tagihan listrik, sekian rupiah untuk belanja katering, sekian rupiah untuk menonton bioskop dan sekian rupiah untuk tabungan liburan. Selanjutnya kita menjalankan pengeluaran sesuai dengan rencana yang telah kita susun.

Saat kita berpikir untuk mengeluarkan uang, sebagai contoh, untuk makan di tempat yang mahal, kita bisa langsung memeriksa pos pengeluaran. Apakah masih ada alokasi yang tersisa? Tidak ada? Ya sudah, mari kita makan bulan depan atau di tempat lain yang lebih murah.

Embrace Your True Expenses

Di dalam YNAB, istilah True Expenses berarti pengeluaran yang sifatnya agak besar dan tidak sering terjadi. Pengeluaran ini agak berbeda dengan pengeluaran-pengeluaran bulanan seperti tagihan listrik, internet, air, uang sekolah anak. Tipe ini umumnya adalah yang kita lakukan setiap tiga bulan, enam bulan, atau setahun sekali.

Cara mudah mengetahuinya adalah dengan memeriksa mutasi rekening secara online selama enam bulan terakhir atau tagihan kartu kredit setahun terakhir. Dari sana kita bisa identifikasi pengeluaran apa saja yang jarang terjadi tapi nilainya relatif besar.

Pengeluaran ini bisa berupa pengeluaran liburan, pajak tanah atau bangunan, atau kekurangan pajak yang harus dibayarkan, hadiah untuk teman atau keluarga, pesta ulang tahun pernikahan, acara perayaan Natal keluarga atau biaya mudik. Dari sekian banyak pengeluaran tersebut tentunya ada yang merupakan prioritas kita masing-masing.

Salah satu kelebihan YNAB adalah kita bisa menetapkan prioritas tersebut sebagai Goal dan membaginya sebagai budget bulanan seolah-olah kita menabung untuk itu. Ketika waktunya tiba, kita tidak perlu stress karena uang tersebut sudah diam selama ini menunggu untuk digunakan.

Roll With The Punches

Apapun yang telah kita rencanakan pasti di tengah jalan berubah. Misalnya bulan ini tarif dasar listrik mulai naik dan tagihan yang keluar di atas apa yang telah kita prediksi. Ternyata genting rumah pecah karena tersambar badai dan kita harus menggantinya segera karena sedang musim hujan. Dalam aturan ketiga Roll With The Punches, kita tidak dipaksa kaku untuk tetap berpegang pada budget yang sudah kita susun di aturan pertama. Sebaliknya, kita dianjurkan untuk melakukan prioritas dan beradaptasi dengan hal-hal tersebut.

Setelah kita mengeluarkan uang lebih dari yang sudah kita alokasi, kita coba lihat pos-pos alokasi yang lain dan melakukan prioritas. Oh, mungkin liburan tahun ini tidak usah jauh-jauh ke Bali, tapi cukup ke Yogyakarta saja. Atau kita tidak perlu beli baju dulu di bulan ini.

Age Your Money

Tujuan akhir dari metode YNAB adalah untuk mematahkan siklus gajian-ke-gajian, siklus di mana kita selalu menunggu gaji bulan ini demi membayar tagihan-tagihan bulan lalu. Setelah menggunakan YNAB beberapa lama, YNAB akan mengukur umur dari uang kita. Setelah uang kita berumur paling tidak 30 hari, itu artinya kita sudah bebas dari siklus gajian-ke-gajian. Kita akhirnya bisa membayar tagihan yang akan datang bulan ini dengan gaji yang kita terima bulan lalu. Tidak ada lagi namanya stress dalam membayar tagihan karena uang tidak ada.

Setelah mendapatkan kebebasan ini, kita bisa fokus ke hal-hal yang lebih jauh lagi untuk mengamankan masa depan finansial kita, misalnya ke dana pensiun dan investasi; bagaimana kita mempersiapkan hari tua, atau mempersiapkan dana untuk sekolah atau kuliah anak.


Selain kemudahannya, alasan lain kenapa saya menyukai aplikasi YNAB ini adalah banyaknya video dan artikel dari mereka yang sangat bagus untuk belajar manajemen finansial. Bisa mulai dari Guides, Podcats, dan Youtube channel.

Aplikasi ini gratis untuk 34 hari pertama, setelah itu berbayar sebesar $50 per tahun, atau kira-kira segelas Hazelnut Latte ukuran grande-nya Starbucks per bulan. Untuk memulainya cukup registrasi di YNAB, kemudian masukkan nilai rekening yang dimiliki dan berikanlah setiap rupiah Anda pekerjaan!

Happy budgeting!

(Images are taken from YNAB site).

UPDATE

Ada teman saya, Dian yang juga mereview tentang aplikasi ini. Dian ini sudah dua tahun menerapkan sistem amplop kemudian menjajal aplikasi YNAB.

4 thoughts on “Mengatur Keuangan Dengan Aplikasi You Need A Budget”

Leave a Reply