AJAX dan JSON

Di dalam penggunaan AJAX, ada beberapa cara format data yang dikirimkan antara client dan server. Salah satunya adalah JSON. JSON atau Javascript Object Notation adalah sebuah format data yang kecil dan mudah digunakan di mana saja. Kegunaannya mirip dengan XML.

Perbedaan JSON dengan XML antara lain

  • Lebih kecil daripada XML karena penggunaan penandaan data yang sangat minim. Dengan demikian data JSON akan lebih cepat ditransfer dalam jaringan daripada XML.
  • Obyek pada JSON memiliki tipe sedangkan data XML tidak memiliki tipe.
  • Bentuk JSON dapat langsung digunakan pada kode Javascript.
  • Terdapat fungsi untuk melakukan decode dan encode pada PHP.

Sebuah objek JSON adalah himpunan pasangan nama dan nilai. Sebuah obyek dimulai dengan karakter “{” dan diakhiri oleh karakter “}”. Setiap pasangan dipisahkan oleh karakter “,” dan antara nama dan nilai dipisahkan oleh karakter “:”.

Contoh sebuah obyek JSON adalah

var myJSONObject = {"bindings": [
{"ircEvent": "PRIVMSG", "method": "newURI", "regex": "^http://.*"},
{"ircEvent": "PRIVMSG", "method": "deleteURI", "regex": "^delete.*"},
{"ircEvent": "PRIVMSG", "method": "randomURI", "regex": "^random.*"}
]
};

untuk selanjutnya dapat dibaca di blog gw yang satu lagi.

Filesystem boong-boongan

Tugas IF 3055 Sistem Operasi kali ini adalah membuat simulasi filesystem. Ketimbang tugas kuliah S2 Manajemen Informasi yang disuruh bikin filesystem beneran sampai bikin kernel module untuk akses block device, jelas ini jauh lebih gampang 😀

Intinya cuman bikin simulasi sebuah filesystem pada sebuah file….. Udah gitu doang sih 😛 Gak sih, nantinya model ini akan berkomunikasi dengan sebuah terminal yang akan digunakan oleh pengguna, dengan terminal ini, pengguna dapat mengkopi file yang ada pada sistem operasi ke dalam model tersebut seakan-akan model tersebut adalah sebuah device beneran.

Continue reading Filesystem boong-boongan

Zombie Process

Salah satu hal yang menarik saat kemarin kuliah IF4038 Pemrograman Sistem adalah tentang zombie process. Zombie process adalah sebuah proses pada sistem operasi yang telah menyelesaikan eksekusinya tetapi terdapat pada entry process.

Di dalam sistem operasi UNIX terdapat sebuah konsep parent process dan child process. Dengan menggunakan system call fork. Sebuah process dapat menciptakan sebuah process lain yang menduplikasikan seluruh image dari process tersebut.

/* fork1.c */
#include <stdio.h>
int main(int argc, char * argv[])
{
	fork();
	puts("Hello World!");
}

Continue reading Zombie Process

Will code Java for a plate of rice

Satu lagi postingan gak jelas dari Petra.

Hari ini mengendok sendirian di labtek V. Ngerjain laporan kerja praktek yang jumlah halamannya tidak kunjung bertambah. Padahal saat kerja praktek sudah hampir selesai tapi karena judulnya nambah 3 kata, dengan idealisnya gw langsung menghapus Bab I dan Bab IV yang merupakan bagian yang paling mesti dikarang-karang. Padahal setelah gw coba ketik-ketik ulang ternyata sama-sama aja

Hubungannya sama judulnya? (perasaan post sebelumnya juga ngomongin hubungan nih…)

Ya itu, habis nginep di Labtek V (kalo malam serem banget sumpah!). Tadi pagi baru inget, dompet kosong. Kartu ATM BNI khan hilang, lagi mau diurus. Buku tabungan sih bawa. Tapi ini hari Minggu.

Lapeerrr……..

Kira-kira ngapain ya biar bisa dapet makanan……

UPDATE

Akhirnya….. Mas Ade (tukang nasi goreng depan kosan) rela hati untuk memberi utangan 2 piring nasi goreng.

Duh…. lezatnya memang makanan di saat kelaparan….

Budi baikmu tak akan kulupakan, Mas. Nanti kalau mau bikin Sistem Informasi Penjualan Nasi Goreng, saya bikin deh, Mas. Gratis! Plus support dan maintenance selama setahun!

Ah, kenyang juga akhirnya

Emang yang paling top, dah!

Jatuh cinta dengan ASP.NET

aspnetlogo.gifSetelah satu semester gak pernah ngedevelop pakai teknologi Microsoft punya, akhirnya kemaren nyentuh ASP.NET 😛
Dari setahun terakhir benar-benar kepingin eksplorasi ASP.NET. Sejak berubah haluan orientasinya dari Game Developer jadi Web Developer, banyak teknologi yang ingin dieksplorasi seperti beberapa Framework di PHP, ASP.NET, terus Ruby on Rail (which jadi gak kepengen :mrgreen: ), dan JSP. Dan yang kesampaian hanya teknologi J2EE karena emang tuntutan salah satu mata kuliah di Informatika.

Kebetulan ada teman yang ingin diajarin ASP.NET, dan gw sebenarnya juga kepingin belajar, ya akhirnya belajar bareng. Wuih, ternyata asik banget teknologinya. Dalam semalam bisa merasakan kehebatannya. Benar-benar memanjakan programmer, euy ^_^

Berbeda dengan JSP yang ribetnya minta ampun, ASP.NET itu udah punya banyak fitur-fitur yang benar-benar menyeramkan……

Masak Login aja tinggal drag and drop terus tinggal pake event handlernya Authenticate 😀 Udah dihandle kalo textboxnya kosong, terus langsung ngehandle pesan errornya kalau login gagal.

Udah gak bener, ini……. hehehe :ngakak:

Udah gitu ada yang namanya MasterPage, fitur yang selama ini gw cari-cari :mrgreen: Enak bener, euy….. Tinggal ngedefinisiin master page, terus ngedefinisiin part-part dari master page tersebut. Terus di page lain tinggal bikin part-part yang diinginkan. Wew….

Terus-terus, ada TreeView, lagi, fitur yang-dulu-kalo-bikin-dari-scratch-susahnya-minta-ampun. Sekarang tinggal drag and drop aja, terus diatur-atur.

Bener-bener menembus batas…. Web kok ya dibikin kayak Widget gitu, sih 😀

Jadi jatuh cinta :naksir: ……

Eksplorasi lagi ah abis UAS.

Minggu Perbudakan Programmer

Apa bedanya programmer dengan kuli? Sama-sama NGULI

Mengutipan pada status Y!Messenger seorang teman.

Minggu ini adalah benar-benar minggu perbudakan programmer di program studi Teknik Informatika ITB. Pasalnya, ada 2 tugas besar pemrograman yang mesti selesai minggu ini, minggu setelah minggu ujian tengah semester. Dan kedua tugas mostly berisi pembuatan program yang skalanya bisa dibilang gak kecil.
Buat yang gak tau kondisi IF 2005 semester 6 ini bisa dibaca curhatan di blog-blog IF 2004 semester 6 lalu 😛 Yah pokoknya semua kuliah wajib kecuali IF3292 Pemrograman Internet kelompoknya sama semua yakni kelompok IF3261/IF3262 Manajemen Proyek Perangkat Lunak/Proyek Perangkat Lunak.
Well, seperti dibilang di atas sepertinya minggu ini hampir semua orang diwajibkan buat ngoding. Mau Project Leader kek, mau Analyst kek, mau Documenter kek, keknya hampir semua ikutan ngoding. Dan sialnya programmer mau gak mau mesti ngoding juga.
Pada akhir minggu ini gw sudah dapat menyimpulkan hal-hal yang cukup membuat programmer merasa sangat sial adalah

  1. spesifikasi serta hasil analisis yang gak jelas,
  2. dokumen yang ruwet dan gak karu-karuan, gak ada kodenya, gak konsisten,
  3. teknologi yang belom pernah dipake,
  4. analyst yang gak ngerti teknologi yang dipake
  5. dokumentasi teknologi dan contoh penggunaan yang gak jelas dan minim,
  6. design pattern yang bejibun banyaknya untuk sebuah permasalahan yang dihadapi,
  7. framework yang katanya ngebikin gampang gak taunya belajarnya susah,
  8. project sponsor yang tiba-tiba ngomong kalo arsitekturnya mesti tertentu sementara yang udah dipilih beda,
  9. partner yang konvensinya dan cara berpikirnya beda,
  10. versioning dari kode yang banyak salinannya, entah sama siapa sekarang, dan gak tau itu versi yang mana,
  11. project manager yang jutek

Continue reading Minggu Perbudakan Programmer