IMG_6433

#JuliNgeblog Day 8: Bermain Card Game Penuh Identitas Rahasia Dan Manipulasi Di Coup The Dystopian Universe

Saya bukan seorang penggemar berat board game dan sebangsanya (like seriously, udah kerja disuruh mikir berat masak maen game juga mesti mikir), tapi saya tidak pernah menolak kalau diajak bermain selama jadwalnya bisa disesuaikan. Kemarin saya diajak oleh Radix Hidayat (best bro!) bermain board game night dengan beberapa teman kami Dwika Putra cs. Kami berkumpul di rumah Galih, pendiri Arcanum Board Games Community, yang juga menjual banyak sekali permainan.

IMG_6430Salah satu permainan yang kami mainkan semalam adalah Coup (The Dystopian Universe). Saya sangat terpesona dengan Coup sehingga begitu saya tahu Galih punya satu set yang tersisa untuk dijual, saya langsung membeli di tempat. Berhubung saya sudah pernah membahas tentang A Game Of Thrones: The Board Game, maka saya juga akan membahas permainan Coup ini.

Tujuan utama dari permainan ini adalah mengeliminasi lawan dan bertahan hingga menjadi pemain yang terakhir. Di awal permainan, setiap pemain akan diberikan dua kartu yang memiliki peran antara lain Duke, Assassin, Ambassador, Captain, Contessa. Setiap peran memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Kartu ini tidak boleh diketahui oleh pemain lain.

Pada setiap putaran, setiap pemain akan mengambil paling tidak sebuah koin atau tergantung peran. Saat koin ini sudah cukup pemain dapat mengeliminasi satu kartu milik pemain lain. Pemain yang kehilangan semua kartunya langsung keluar dari permainan. Setelah mengambil koin, pemain dapat melakukan aksi seperti mengeliminasi kartu lawan seperti yang sudah disebutkan atau misalnya mengambil koin milik orang lain atau aksi-aksi lainnya tergantung peran yang dimiliki.

IMG_6431

Lalu serunya di mana? Nah, karena peran seorang pemain tidak bisa diketahui oleh pemain lain, pemain itu dapat mengaku memiliki peran apa saja. Misalnya pada saat awal langkah, karena saya tidak memiliki kartu Duke, harusnya saya hanya boleh mengambil satu koin. Tetapi saya dapat mengaku memiliki kartu Duke dan mengambil tiga koin sesuai karena itu adalah kemampuan yang dimiliki peran Duke. Pemain lain dapat memilih untuk percaya bahwa saya memiliki kartu tersebut atau menantang saya.

Ketika seorang pemain ditantang dan ternyata pemain tersebut memiliki kartu sesuai dengan klaimnya, maka penantang harus mengeliminasi satu kartu miliknya dan kartu yang ditantang harus ditukar. Tetapi kalau yang ditantang ketahuan berbohong, maka pemain tersebut juga harus mengeliminasi salah satu kartu.

Selain kemampuan untuk menyusun strategi, di Coup pemain juga dituntut untuk memiliki kemampuan berbohong dan memanipulasi lawan. Pemain yang terlalu lugu dan mudah percaya dengan perkataan orang lain akan sulit untuk melalui setiap putaran. Sisi positif yang bisa didapat dari permainan ini adalah kalian bisa tahu teman mana yang merupakan pembohong ulung (jangan pinjemin duit ntar kalo dia butuh, *eh*)

Permainan Coup ini dapat dimainkan hingga 6 orang dan hanya memakan waktu 15 menit. Sangat direkomendasikan untuk permainan di pesta atau gathering atau hanya sekadar mengisi waktu luang menunggu jadwal tayang sepakbola. Ingat, resikonya kalian dapat kehilangan kepercayaan dari teman-teman kalian atau malahan dapat kehilangan teman-teman yang dapat dipercayai yang selama ini kalian percayai untuk perkara hidup dan mati.

Have fun!

Leave a Reply