#JuliNgeblog Day 4: Gugulingan di Tengah Jalan Jakarta

Sementara para penghuni ibukota selama beberapa hari ini meninggalkan tempat mereka berjuang membanting tulang, tinggallah gw di sini menikmati indahnya kota yang hanya bisa dirasakan setahun sekali.

Bayangkan, kapan lagi bisa ngerasain Jakarta yang di mana-mana trafficnya bisa hijau semua kayak gini kalau gak lagi masa-masa libur Lebaran? (Mungkin kalau ada zombie apocalypse, sih, But let’s hope that’s not going to happen)

IMG_6368

Dulu banget, kira-kira empat atau lima tahun lalu, saking sepinya jalan di tengah kota Jakarta, gw sampe iseng guling-gulingan di jalan. Yep, that’s really stupid, please do not try that without adult supervision. Seriusan gw gak bakal mengulangi hal bodoh kaya gitu. Sudah cukup aja sekali dua kali tiga kali seumur hidup hahaha.

Anyway tadi pagi saya bisa berangkat dari Pulomas ke Gatot Subroto jam 9.30 lalu sarapan di Pacific Place kemudian pulang lagi sampai di rumah jam 11.00. Kalo lagi macet-macetnya mungkin berangkat jam 9.30, jam 11.00 baru bisa mulai makan, itu pun pake acara baju lepek keringat di sana sini.

Satu tradisi lagi selain guling-gulingan di tengah jalan adalah jalan-jalan di tol Rawamangun menghirup udara segar sambil memandangi pemandangan gunung yang selama ini terhalangi kabut asap. Tadi sempat lihat juga, tapi lupa difoto. Lain kali gw bakal pasang fotonya di sini.

Seperti Jakarta yang bukan Jakarta yang biasanya kita kenal. Let’s enjoy a different Jakarta!


Postingan super gak penting buat mengejar target #JuliNgeblog. Untuk melihat postingan yang lebih berbobot silakan browsing-browsing di sini!.

2 thoughts on “#JuliNgeblog Day 4: Gugulingan di Tengah Jalan Jakarta”

Leave a Reply