#JuliNgeblog Day 1: Bebersih Sarang Laba-laba

Dari banyak temen-temen keren yang gw kenal, hampir semuanya gw kenal dari kegiatan ngeblog yang gw mulai dari lama banget. Salah satunya adalah Nita Sellya yang kemaren ngajak-ngajak para blogger untuk mencoba #JuliNgeblog.

Apakah gw bisa konsisten buat ngeblog selama 31 hari? Kita lihat saja.

Apa yang gw bakal gw tulis selama 31 hari ini? To be honest, I have zilch clue. Gw mungkin bakal nulis hal-hal gak penting (okay, this is most likely), hal-hal yang lebih gak penting lagi, dan hal-hal super gak penting. Tentunya diselingi hal-hal penting,

Apakah gw suka menulis? Itu pertanyaan yang susah. Dimulai dari pas SD gw dipaksa ikut les tambahan sepulang sekolah gara-gara tulisan tangan gw super gak bisa dibaca, gw paling males yang namanya menulis. Bahkan semua buku catatan SD dan SMP gw, isinya cuman doodle atau scribble. SMA? SMA gw gak pernah nyatet. Kuliah apalagi haha.

Tapi, yang namanya mengutarakan pikiran, dalam hal ini menulis, adalah hal yang therapeutic. Dari kepala yang isinya mumet, bisa perlahan-lahan terurai dan terstruktur dan indah. Selain itu gw bisa mendapatkan banyak hal baru dari menulis. Ketika gw menulis sebuah kata, gw bisa memikirkan banyak kata-kata lainnya. Dari sebuah ide, mengalir ide-ide yang lain. (But of course there is this thing called writer’s block.)

Anyway, sekian bebersih laba-labanya. Ternyata dari satu kalimat bisa jadi satu paragraf dan jadi satu tulisan pendek. Semoga bisa jadi 30 tulisan-tulisan lainnya.

Semuanya yang masih memiliki blog, apalagi yang udah penuh sarang laba-laba juga, hayuk ikutan #JuliNgeblog!

PS: There is this thing called Twitter. Lihat siapa aja yang ikutan #JuliNgeblog. Mari kita populerkan kembali kegiatan blogwalking!

5 thoughts on “#JuliNgeblog Day 1: Bebersih Sarang Laba-laba”

Leave a Reply