Hari

In Response To This Post.

Saya pernah bermusuhan dengan banyak yang bernama Hari.
Saya pernah dikecewakan dengan salah satu Hari. Sungguh bukan main rasa sakit hati yang ia berikan kepada saya.

Kemudian saat silih berganti temannya tiba…
Ketika mereka datang, saya tidak pernah memberi sambutan.
Ketika mereka hadir, saya tidak pernah mempedulikan.
Ketika mereka pergi, saya tidak menyesal memusuhi.

Namun suatu saat saya sadar tidak boleh bermusuhan dengann mereka. Saat itu adalah saat seorang Hari hadir membawa cambuk kecil, memperingatkan, dan berkata bahwa akan tiba saatnya di mana temannya akan datang membawa hukuman yang sangat berat kalau saya terus seperti itu. Kemudian datanglah satu per satu HariHari lain yang senantiasa mencambuk saya untuk mau berbaikan dengannya.

Akhirnya tiba seorang Hari yang ditunggu-tunggu untuk menentukan nasib saya.Hari yang satu itu benar-benar menakutkan. Tapi setelah lewat saatnya dan setelah indah kenangan yang ditinggalkannya, saya tahu saya akan merindukan mereka.
Susah untuk berhenti berterima kasih kepada Harihari yang sudah menemani perjuangan.

Dan besok akan datang Hari yang berbeda.
Yang membawa cambuk lebih besar, beban pikul yang lebih berat, dan duri yang lebih tajam.

Ada saatnya ketika banyak dari mereka membuat kita kecewa. Pasti ada saatnya kita bermusuhan kembali dengan mereka.

Tapi  saya sangat yakin kalau pada akhirnya ketika sudah lewat waktu bersama dengannya,
rasanya memang sangat bahagia karena tau sebenarnya setiap Hari pasti menyayangi kita.

Tetap semangat!

3 thoughts on “Hari”

Leave a Reply