Masuk Koran dan Jurnal

Dua minggu ini saya masuk artikel di sebuah koran dan sebuah majalah.

Kalo ada yang baca tentang Google Android yang dibahas di koran Tempo, mungkin ada yang ngeliat nama gw disebut-sebut.

Petra Novandi Barus adalah salah satu calon developer yang tertarik. Lelaki 21 tahun ini bahkan sampai rela menembus ruang kuliah yang belum saatnya diikuti.

“Waktu itu saya terpaksa mengikuti kuliah wireless/mobile computing yang membahas Android, meski ditujukan bagi mahasiswa semester IV,” ujar mahasiswa Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung itu.

Saat itu bulan Januari. Petra masih duduk di semester III. Namun, tantangan menjadi developer sangat memancing minatnya. Apalagi Google mengiming-imingi hadiah US$ 10 juta bagi pembuat aplikasi terbaik.

Hanya, dengan alasan yang dirahasiakan, Petra tidak jadi mengirimkan aplikasi.

Kini ia hanya menanti G1 hadir di Indonesia. ” Daya tarik utamanya karena Android itu sejak awal kan memang cukup heboh, lalu kelengkapan aplikasi-aplikasinya, bentuknya juga lucu, sliding gitu, dan touchscreen, ” katanya.

(link)

Mau klarifikasi dikit yah.

Kemarin saya diwawancara karena mungkin reporternya ketemu tulisan saya di sini. Mungkin saat wawancara jadi bisa interpretasi ganda atas kata-kata saya jadinya saya mau konfirmasi.

Saya gak ikut kuliah Wireless / Mobile Computing. Saya cuman bilang, Google Android itu cukup fenomal, jadinya sempat disinggung di kuliah Wireless / Mobile Computing. Tapi itu untuk mahasiswa tingkat IV (bukan semester IV). Saat itu saya tingkat III (bukan semester III). Sama sekali tidak ada hubungan yang menyatakan bahwa saya ikut mata kuliahnya. In fact, saya gak ikut kuliahnya dan saya cuman lewat di depan kelasnya, ngeliat di jendelanya, Pak Imam lagi ngasih pengenalan tentang Google Android. Meski di lain pihak, saya juga iseng-iseng eksplorasi tentang Google Android.

Terus sebenarnya alasan kenapa saya gak ngirim aplikasinya, karena rada males 😀 Banyak kerjaan banget pas itu. Semester VI, euy, semester VI. Hanya anak-anak IF yang tau beratnya semester VI. Haha.

Tapi yang jelas saya nunggu itu hapenya kalo udah keluar loh, hehe. Ada yang mau beliin, gak?

Kemudian selain masuk di artikel koran Tempo, saya juga masuk di Jurnal Tenis Meja. Ada fotonya, pas buka puasa bareng panitia ITB Open 2008. Hehe. Sebagai salah satu ajang kompetisi bergengsi di dunia tenis meja Indonesia, sepertinya acara kumpul dan buka puasa bareng panitianya juga bisa dijadikan bahan berita. *ngakak*

9 thoughts on “Masuk Koran dan Jurnal”

  1. @natazya :
    situ sering mejeng di radio 😀

    @fenny :
    sapa yang mau nikah?

    @taruma :
    21 kok gw 😀

    @fajar :
    yang pernah ngarang buku Windows Server sapa yah 😀

    @yudha :
    ho oh….

    @danze :
    argh….

    @shelly :
    oiya dong shell…. gw gitu loooh

    @joyo :
    argh ntahpapa…
    sapa pula yang dapet 10 juta dolar

Leave a Reply