General

Penerapan Data Mining Untuk Membantu Quality Control Pada Telephone Switching System

Macam judul TA aja ini…..

Ide bagus sih, entah udah ada yang bikin atau belom, soalnya melihat kenyataan di lapangan sepertinya bener-bener perlu sih….. Kali-kali aja gara-ada ada ini bisa jadi tambah bagus pelayanan operator telepon yang ada selama ini.

Dari hasil pengamatan selama ini selama kerja praktek di Indosat, mesin-mesin yang dipakai di sini selalu menggenerate log data hasil pemrosesan panggilan baik mulai dari SLI, SLJJ, dan lain-lain. Hanya saja, setelah baca-baca manual-manual mesin tersebut, dari manufaktur mesin-mesin tersebut tidak menyertakan aplikasi yang sifatnya mempelajari log data yang sudah digenerate, hanya menyertakan aplikasi yang sifatnya monitoring dan controling. Yah, strategi bisnis keknya :P
Continue reading

Standard
Diary

To Code or Not To Code

Hamlet*, the Great Programming Prince of Denmark **, once said


To code, or not to code, that is the Question
Wheter ’tis Coder in his mind to suffer
The Classes and Objects of outragious Programs,
or to make Designs against a Sea of Requirements,
And by opposing end them : to die, to sleep
No more; and by a sleep, to say we end.

What might be the sole root of the wise words is the boredom of programming.
Continue reading

Standard
General

Smart Time Indosat

Smart Time adalah sebuah kebijakan jam kerja di Indosat (atau mungkin di kantor-kantor lain). Kebijakan ini memperbolehkan karyawan Indosat masuk kerja ke dalam 4 rentang waktu : 07.00, 07.30, 08.00, dan 08.30. Karyawan Indosat yang datang pada jam yang lebih awal dapat pulang pada waktu yang lebih awal juga.

Lucunya sampai ada istilah “Paket A” yakni karyawan yang datang lebih dulu dan pulang lebih dulu.Dan juga ada istilah “Paket AC” karyawan yang datang lebih dulu tapi pulang belakangan. Kadang-kadang suka ada istilah “Paket B” yang pulang tidak paling awal tapi tidak paling akhir.

Continue reading

Standard
Diary, Technology

Seminggu kerja tanpa kerjaan

Dengan ini, sejam lagi, berakhirlah seminggu kerja ini yang tidak diisi kerjaan sama sekali.

Hari pertama, nunggu engineer dari vendor yang gak dateng-dateng. Gak ada kerjaan yang sifatnya produktif.

Hari kedua, sama-sama aja. Orang yang ditunggu, engineer dari vendornya, sebenarnya udah datang. Tapi tujuan utamanya bukan untuk melayani pertanyaan gw, melainkan karena ada sedikit permasalahan yang rada pelik yang ingin ditanyakan (meski gw masih belum fasih, tapi secara informatika, gw cukup mengerti bahwa persoalannya rada pelik, sih, emang). Akhirnya sampai pulang pun, permasalahannya masih belom terpecahkan.
Engineer dari vendornya itu orang China asli. Masih muda. Jadi kebayang kalau gw jadi engineer dari sebuah perusahaan manufaktur peralatan telekomunikasi atau entah apa itu. Bakal dikirim ke luar negeri buat mensupport client yang udah membeli peralatan kita yang harganya udah bermilyar-milyar rupiah. Wew, entah menyenangkan atau enggak sih ya.
Lucu banget ngeliat diskusi antara engineer Indosat dengan sang expatriat. Bicara bahasa Inggris yang dua-duanya rada belepotan. Tapi entah kenapa kok satu sama lain nyambung…. *sigh*
Continue reading

Standard
Diary

Demonstrasi Permikomnas (Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional)

Pulang dari KPPTI (Kantor Pusat PT Indosat), ngeliat demo di bunderannya. Demo ini mengatasnamakan Permikomnas atau Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional. Mereka mengutuk tindakan penjualan PT Indosat ke QTel dan menuntut Indonesia membeli kembali Indosat sebagai aset nasional. (kira-kira sih gitu)

Lucu aja. Yang demo itu gak keliatan ada mahasiswa IF ITB penghuni labtek V ITB :P . HMIF ITB Himpunan mahasiswa berjaket hijau berlogo mirip IBM di ITB kira-kira ada yang ikutan gak ya aksi ginian…. Atau pada gak peduli ya….

Kalau mereka tau gw anak Informatika gimana ya, kira-kira. Bakal diminta ikut aksi gak ya…. Hehehe….. Gak bawa jaket hijau berlogo mirip IBM sih :mrgreen:

Maaf, ya. Bukannya gak mau bantu, takutnya kalau ikutan bisa dipecat dari Indosat, neh… Hehehe :lol:

Standard
General

Bye-bye cum laude

Setelah dihitung-hitung…..
Kalau sisa SKS yang cuman 20an ini dapet A semua…. Beda 0.02 dengan batas cum laude… 3.48….
Well, gw gak ngejar status cum laude… gak ngejar status mahasiswa berprestasi ataupun mahasiswa teladan atau penghargaan lain…. Gak peduli… Gak bakal dilihat pas di masyarakat kok…..
Tapi kok rasanya sayang banget…..

Ntahpapa, kok Jarkom, Grafika, sama SBD cuma bisa dapet B…..
Kayaknya agak-agak mistis….. temen yang admin ITB aja Jarkom bisa B….. temen yang ngerjain semua tugas grafika, kok malah dapet B…

Meski kata beberapa temen, nilai kuliah gak mencerminkan skill, sih…
Meski kata orang kantor, kerja itu gak dilihat IP, tapi skill….
Meski kata pak Munawar, IP itu faktor ke 17 yang menentukan kesuksesan seseorang….
Meski kata sahabat, disuruh ngeliat yang di bawah…..

Tapi tetep aja…

(Pengen cepet-cepet ke Bandung buat nanya ke dosen ybs)

Standard