Pagi ini saya kembali ke almamater saya, sebuah sekolah menengah tinggi di Jakarta. Rencana ingin bertemu dengan para guru yang telah mengajar saya, ingin bercanda melepas rindu dan mengingat kembali kenangan-kenangan mengajar saya yang terkenal bandel dulu ^_^.
Akan tetapi saat saya kembali ke sana, ternyata berbeda dengan jaman saya dulu di SMA, hampir tidak ada guru yang ada di ruangan guru. Mereka semua berada di ruang MGMP.
Sesampai di ruang MGMP, nampak guru-guru dengan wajah serius berhadapan dengan komputer.
Apa yang mereka lakukan?
Ternyata mereka sedang mengentry data. Tampak serius sekali mengentry data. Tidak ada raut canda tawa di wajah mereka. Wajah guru-guru SMA yang saya kenal selama ini. Ketika saya masih menjadi alumni baru, mereka dengan senang hati menerima saya dan mengajak saya untuk bercanda tawa. Tapi sekarang tampak di wajah mereka rasa lelah untuk mengentry data tersebut.
Guru-guru saya yang dulu senang berkumpul bersama bercanda tawa ria, sekarang masing-masing menginput data. Kalau tidak saya menegur duluan, mungkin saya akan diacuhkan seolah-olah mereka hanya mementingkan data di depan mereka. Saya berjalan-jalan ke luar menunggu guru yang selesai mengajar, siapa tahu selesai mengajar ada kesempatan untuk berbincang-bincang. Akan tetapi beberapa guru yang saya sapa langsung pergi ke ruang MGMP untuk mengentry data.
Lama-lama penasaran. Entry data apa sih?
Saya mengamati alamat situs tempat mereka mengentry data.








