Minggu Perbudakan Programmer

Apa bedanya programmer dengan kuli? Sama-sama NGULI

Mengutipan pada status Y!Messenger seorang teman.

Minggu ini adalah benar-benar minggu perbudakan programmer di program studi Teknik Informatika ITB. Pasalnya, ada 2 tugas besar pemrograman yang mesti selesai minggu ini, minggu setelah minggu ujian tengah semester. Dan kedua tugas mostly berisi pembuatan program yang skalanya bisa dibilang gak kecil.
Buat yang gak tau kondisi IF 2005 semester 6 ini bisa dibaca curhatan di blog-blog IF 2004 semester 6 lalu 😛 Yah pokoknya semua kuliah wajib kecuali IF3292 Pemrograman Internet kelompoknya sama semua yakni kelompok IF3261/IF3262 Manajemen Proyek Perangkat Lunak/Proyek Perangkat Lunak.
Well, seperti dibilang di atas sepertinya minggu ini hampir semua orang diwajibkan buat ngoding. Mau Project Leader kek, mau Analyst kek, mau Documenter kek, keknya hampir semua ikutan ngoding. Dan sialnya programmer mau gak mau mesti ngoding juga.
Pada akhir minggu ini gw sudah dapat menyimpulkan hal-hal yang cukup membuat programmer merasa sangat sial adalah

  1. spesifikasi serta hasil analisis yang gak jelas,
  2. dokumen yang ruwet dan gak karu-karuan, gak ada kodenya, gak konsisten,
  3. teknologi yang belom pernah dipake,
  4. analyst yang gak ngerti teknologi yang dipake
  5. dokumentasi teknologi dan contoh penggunaan yang gak jelas dan minim,
  6. design pattern yang bejibun banyaknya untuk sebuah permasalahan yang dihadapi,
  7. framework yang katanya ngebikin gampang gak taunya belajarnya susah,
  8. project sponsor yang tiba-tiba ngomong kalo arsitekturnya mesti tertentu sementara yang udah dipilih beda,
  9. partner yang konvensinya dan cara berpikirnya beda,
  10. versioning dari kode yang banyak salinannya, entah sama siapa sekarang, dan gak tau itu versi yang mana,
  11. project manager yang jutek


Tapi untungnya gw gak mesti mengalami semua itu sih sampai bisa menyimpulkan. Hehehe.

Beberapa sih iya seperti poin 3 dan poin 5. Sisanya itu hasil pembicaraan dengan programmer-programmer lain. Dan untungnya project manager gw jauh dari yang namanya jutek. Enak malah sama beliau. Tiap ari ditelponin cewe ditanya, “Pet, lagi di mana?” (tapi lanjutannya suka gak enak).Paling gak diSMS sama cewe tiap ari (meski isinya juga suka gak enak) jadi imagenya rada naek gitu kalo ada orang ngebuka inbox jaman-jaman kek gini. Jadi gak ngerasa sial-sial banget.

Yah buat rekan-rekan project manager. Harap perhatikan kesejahteraan dan kemasylahatan programmer Anda.

Salam Informatika!

Untuk Tuhan, Bangsa, dan Algoritma!

4 thoughts on “Minggu Perbudakan Programmer”

  1. YOOOOOOOW…..
    ho ho ho….
    SEMANGAAAAAT!!!!!
    sering2 tidur bareng aja… tar jadi OKE lhooo
    bukannya PM yang harusnya lebih berat kerjaannya ya?

Leave a Reply