Gendang Guro-Guro Aron Permata GBKP Bandung Pusat 2008
by Petra on Feb.25, 2008, under Intermezzo, Karo, Other
Kemarin (24/02), Permata GBKP (Gereja Batak Karo Protestan) Bandung Pusat mengadakan acara Gendang Guro-guro Aron. Gendang Guro-guro Aron ini adalah salah satu acara tradisional Masyarakat Karo yang biasa diadakan saat pesta-pesta adat dan acara Kerja Rani, acara yang diadakan setelah panen untuk bersyukur atas panen yang telah diberikan. Di dalam pesta-pesta dan acara tersebut Gendang Guro-guro Aron biasa diadakan khusus untuk muda-mudi sebagai ungkapan terima kasih terhadap para pemuda dan pemudi yang telah membantu kelancaran pesta tersebut atau penanaman hasil bumi. Tujuan utamanya memang adalah tempat di mana para pemuda dan pemudi saling berkenalan satu sama lain dan diharapkan bisa menemukan jodoh mereka ![]()
(Note: kata pak Pendeta sih gitu
hehehe )
Para hadirin diminta untuk duduk berkelompok sesuai dengan berunya (marganya utk perempuan) dan beberenya (marga ibu utk laki-laki). Setiap orang harus memakai pita yang diberikan oleh panitia yakni
- Biru untuk beru Karo-karo dan bebere Karo-karo
- Kuning untuk beru Ginting dan bebere Ginting
- Pink untuk beru Sembiring dan bebere Sembiring
- Hijau untuk beru Perangin-angin dan bebere Perangin-angin
- Merah untuk beru Tarigan dan bebere Tarigan
Kebetulan saya bebere Ginting jadi harus memakai pita kuning. Tujuan pengelompokan ini secara kasar adalah supaya pemudi dengan beru yang sama dengan bebere pemuda (impalnya) dapat berkenalan.
Pertama-tama acara ini dimulai dengan ibadah dalam bahasa Karo dipimpin oleh Pak Pendeta Sahabat Perangin-angin. Untuk membuat ibadahnya tambah semangat pas nyanyi disuruh landek (nari) sama MCnya
Setelah ibadah selesai, pendeta dan para pertua pengurus gereja dipersilakan untuk menari terlebih dahulu untuk membuka acara Gendang Guro-Guro Aron ini.

Penyambutan : Pendeta menyanyikan lagi GBKP Simalem
Lalu baru lah tim penari dari permata GBKP menarikan tarian Lima Serangkai.
Setelah itu saya ada acara di Open House ITB jadi pergi sebentar terus kembali lagi jam 4nya. Tapi seharusnya setelah itu ada tarian GBKP Simalem (jadi saya pajang foto pas latihan saja
)
Giliran menari ini adalah urut dari mulai beru Karo-karo, beru Ginting, beru Tarigan, beru Sembiring, dan pada akhirnya beru Perangin-angin. Kebetulan pas saya datang udah giliran terakhir (jadinya gak nari
) kemudian giliran menari diberikan kepada golongan-golongan seperti para pengurus permata, donatur, ikatan alumni, organisasi undangan seperti Muslim Karo dan Katolik Karo, dll. Meski yang mengadakan adalah GBKP akan tetapi yang menghadiri dan ikut menari tidak terbatas pada golongan GBKP saja, contohnya golongan Muslim Karo, Katolik Karo, dan lain-lain.

Mbak-mbak (loh?) dari Muslim Karo
Setelah jam 7 ada acara break makan malam
Lalu setelah itu tim penari menarikan tari Mbuah Page yang melambangkan pekerjaan sehari-hari para pemuda dan pemudi Karo di sawah sampai pada panennya. Pada akhir tari itu tim penari melemparkan permen-permen perlambang hasil panen yang melimpah ruah.
Overall, acaranya bagus banget ^_^ Dari semua acara Gendang yang pernah gw hadiri, ini termasuk yang paling bagus lah. Tempatnya enak udah gitu dikasih makan malam
Saya sendiri nari gak? Enggak sih
Pertama gak pede sama perut. Kedua, lagi capek abis 3 hari jaga stand di OH ITB, takut gak kuat ntar pas posisi jongkok, boleh sih emang gak usah tapi gak enak ah masak sendirian


















February 25th, 2008 on 6:30 pm
Hmm kayanya asik tuh, jadi dapat jodoh ga disana?
February 26th, 2008 on 12:54 am
ndak dapet saya……
February 27th, 2008 on 9:42 am
“Tujuan utamanya memang adalah tempat di mana para pemuda dan pemudi saling berkenalan satu sama lain dan diharapkan bisa menemukan jodoh mereka”
February 27th, 2008 on 9:44 am
loh aneh, komentar saya kok ke potong ya? mau bilang kalau tujuan acaranya ga tercapai dong buat kamu.
February 27th, 2008 on 12:44 pm
itu kata pak Pendeta sih…..
saya mah gak sempet kenalan
June 20th, 2008 on 1:35 pm
bagus juga ada acara seperti itu, dan cukup mengesankan walaupun melelahkan membacanya.. heheheeeee..
terus semangat ok! kita lestarikan budaya tercinta kita, yaitu budaya KARO, salam hangat dari PERMATA Salatiga, Tuhan Berkati, ras Mejuah-juah kita kerina..
June 20th, 2008 on 1:50 pm
iya nih,
di Permata Salatiga (tapi kam tulis Tanjung Priuk??) juga bikin acara guro2 aron?
July 9th, 2008 on 6:21 pm
Ups.. Perkenalkan, nama saya Imanuel Ginting Suka, aslinya saya dari PERMATA GBKP Rg Tg Priok Klasis Jakarta-Palembang, dan di Salatiga ini say sedang menjalani program S1 saya di Jurusan Teologi Univ Kristen Satya Wacana, acara guro-guro aron sih tidak, hanya acara keyboard muda-mudi biasa saja. slm knl, saya undang saudara untuk menghadiri Blog PERMATA SALATIGA, dan silahkan saudara memberika komentar. Terima kasih, Bujur ras Mejuah-juah.
July 9th, 2008 on 7:02 pm
Sori, aku mau nanya.. km adek Bg Joey?
Thx, GBU
July 9th, 2008 on 7:19 pm
Petra, bs kam bantu saya untuk mengirim lagu GBKP si malem ke email saya? kalo kam bersedia tlg kam kirim via email saya di nuel_gbkp@yahoo.co.id
terima kasih sebelumnya.
September 19th, 2008 on 11:11 pm
Nice posting bro !
October 10th, 2008 on 4:47 pm
Syalom,sebenarnya Saya pribadi sangat mendukung kegiatan Budaya Karo seperti Guro-guro Aron GBKP Bandung Pusat ini, selain melestarikan Budaya Karo juga untuk mempererat persatuan Generasi Karo. Usul Saya sebagai Pendeta dan Orang Karo, baik juga membuat Kegiatan berupa Seminar tentang “Mau Kemana Generasi Karo ini” setelah “Tamat Sarjana” dan kalau juga boleh Tolong buatkan Kegiatan-kegiatan yang Peduli Kemanusiaan, semisal membantu Orang Miskin, Anak Putus Sekolah dan Korban Lumpur Lapindo GBU
October 10th, 2008 on 4:55 pm
Syalom, Ayo Tolak RUU Pornografi, Ayo Peduli Hutan Tanah Karo, Dukung KPK Memberantas Korupsi di Indonesia, Doakan dan Dukung : Andi Ginting Manik SH Calon Bupati Karo 2010-2015 dari Independent, DR Robert Valentino Tarigan SPD Calon DPD Sumut 2009-2014 dan Johanes Tarigan Calon DPD dari Kepri, Biar Tanah Karo dan GBKP ini semakin maju ketika di pimpin oleh Orang-orang Muda Pro Reformasi dan Pembaharuan!
Kesaktian Peduli Generasi Indonesia Salatiga GBU
October 10th, 2008 on 5:05 pm
Syalom, Permata GBKP harus Semakin maju dan Peduli. Doakan GBKP dan Tanah Karo, Coba lihat sekarang Keadaan Tanah Karo cukup memprihatinkan sekali, mari kita Peduli, banyak masalah Narkoba, Sex Bebas, dan HIV AIDS disana, jalan Medan-Tanah Karo hampir di penuhi Rumah Kitik-kitik atau Rumah Bordil, mau dibawa kemana nanti Generasi Karo ini, Ayo kita buat sesuatu untuk Tanah Karo dan Gereja kita GBKP Tuhan Yesus memberkati!! AMEN
October 10th, 2008 on 5:13 pm
Syalom, Permata dan GBKP harus menggalakkan Kegiatan Penginjilan dan Kepedulian Sosial di sekitar Gereja GBKP diseluruh Indonesia agar Orang disekeliling kita tahu bahwa Ajaran Tuhan Yesus itu Luar Biasa. Setiap Perayaan Natal atau Perayaan Gerejawi, harus membuat Kegiatan Aksi Sosial seperti memberikan bantuan kepada Orang-orang yang Membersihkan Gereja kita, Tukang Parkir, Penjaga Gereja, juga Aksi Ke Penjara dan Panti Asuhan di sekitar Gereja kita : Ayo Mulai Kita lakukan!!! GBU
October 10th, 2008 on 5:20 pm
Syalom, Mohon maaf Permata, mungkin Saya terlalu banyak memberi Komentar atau Informasi, Maklum Saya Seorang Pendeta di GBKP yang sedang Cuti diluar tanggungan, hanya karena Arogansi Oknum Moderamen GBKP. Saya harus cuti dari GBKP ini, padahal Saya sangat Sayang dan Cinta GBKP ini. Sebelumnya Saya Melayani di GBKP Rokan-Kampar Klasis Riau Sumbar, tahun 2003-2007 (4 tahun). Tahun 2000 lalu Saya juga pernah Praktek Di GBKP Bandung Pusat ini.Doakan kami dan Nora Supaya Tahun 2009 Kembali ke GBKP!! GBU
October 27th, 2008 on 5:33 pm
Syalom Permata Bandung, Doakan Pansus RUU Pornografi di DPR RI agar Bijaksana dan Doakan juga Krisis Global Ya GBU
October 27th, 2008 on 5:36 pm
Syalom, Ayo Tolak RUU Pornografi yang sangat berbahaya bagi kelangsungan NKRI, Merdeka, GBU
December 1st, 2008 on 6:12 pm
Saya Alex Ginting dari Mudika Karo Jakarta, Proficiat.. buat acaranya, smoga adat yang kita jaga bukan hanya bahasa, tari dan lagu, tapi terutama semangat bekerjasama dan saling menghormati…Mejuah-juah..GBU!
June 5th, 2009 on 2:38 pm
hi b’petra
neh eva.
mintol dung bg
tulung kcitw va susunan acara tuk malam seni & budaya karo.
gereja kmi mu ngadain neh
ntar tgl 19 juli.
reh kam iah…
di jambur tamsaka medan.
permata Gbkp pokok mangga
June 5th, 2009 on 3:04 pm
@eva:
formatnya cuman pertunjukan atau ada kayak guro-guro aron biasa?
yah, aku di bandung pun…..
June 24th, 2009 on 12:23 pm
aku mau ikut donk…tapi aku muslim ga papa kan?
tahun 2009 kira2 ada lagi ga?
aku pengen banget ikut…
pengen nari…n pengen ketemu ma muda mudi karo…
soalya dah 6 tahun di bandung ga pernah ketemu tuch…
June 24th, 2009 on 12:26 pm
oh ia, klow ada guro-guro lagi tolong kasih tahu aku ya…
kirim ke FB aku aja alamatnya :
wijayagirl_barusginting@yahoo.com
tolong banget…aku pengen ikuttt….
bujur ras mejuah-juah.
June 24th, 2009 on 1:12 pm
biasanya ada kok ngundang2 Komunitas Muslim Karo Bandung,
ikutan aja.
ntar kutanya temenku deh….
oh ya aku juga ada FB, alamatnya ada di atas….
August 21st, 2009 on 3:16 pm
Kapan rencana Gendang Guro-Guro Aron Permata GBKP akan dilakukan lagi tahun 2009?
Apakah ini hanya boleh diikutin oleh orang2 batak saja?
kalo yang bukan orang batak boleh ikutan gak?
thx.
February 1st, 2010 on 3:58 pm
guro2 aron tahun ini (2010), diadakan tanggal 28 Februari 2010, di Cikutra..mulai jam 1.semua boleh ikutan…:)
May 4th, 2010 on 1:56 pm
menurut pendapat saya, pengertian anda mengenai guru masih belum sempurna. karena pengertian dasar dari “gendang guro-guro aron” yang kamu buat masih belum lengkap. anda harus membuat konsep dari masing2 kata yang anda pilih. Untuk pengertian gendang ada beberapa : sebagai alat musik, ensambel musil, sebagai musik, menunjukkan kesempatan atu giliran naik kepanggung (giliran menari atau menanyanyi), sebagai komposisi,satu upacara ritual, sebagai repertoar, dan lain-lain. untuk pengertian guro-guro secara harafiah adalah bermain-main dengan gembira, dalam konteks lain dapat juga diartikan sebagai pesta. Dan untuk pengertian harafiah dari aron ialah kelompok kerja yang terdiri dari laki-laki atau perempuan baik yang belum menikah atau sudah menikah.
jadi pengertian dari gendang guro-guro aron adalah suatu pesta muda-mudi yang dilaksanakan berdasarkan adat dan kebudayaan karo memakai “musik karo” dan perkolong-kolong
dan pendapat kamu yang mengatakan gendang guro-guro aron dilaksanakan pada pesta-pesta adat, dan kerja rani (kerja tahun) adalah kurang tepat, yang sebenarnya adalah bahwa guro-goro aron tidak terkait dengan pesta-pesta adat, karena merupakan acara hiburan & ajang mencari jodoh bagi pemuda-pemudi suatu desa yang melaksanakannya. Tidak selamanya guro-guro aron dilaksanakan dalam kerja rani, karena kerja rani adalah pesta ungkapan rasa syukur pada Tuhan atas keberhasilan panen padi selam 1 tahun. Dan acara dalam kerja rani itu selama 7 hari, memang termasuk salah satu didalam nya ada guro-guro aron sebagai hiburan. Tapi bukan itu yang utama dalam kerja rani, yang utama adalah acara makan2, karena pada saat kerja rani (kerja tahun)setiap kita mengunjungi rumah masayarakat desa pasti diberi makan.Guro-guro Aron dapat dilakukan tanpa ada kerja rani, dalam arti lain guro-guro aron merupakan suatu upacara ritual yang dapat berdiri sendiri.
terima kasih
email saya ma4n_agoes@yahoo.com
hormat saya,
agus tarigan
(saya seorang mahasiswa yang mempelajari budaya)
May 4th, 2010 on 1:59 pm
menurut pendapat saya, pengertian anda mengenai guro-guro aron masih belum sempurna. karena pengertian dasar dari “gendang guro-guro aron” yang kamu buat masih belum lengkap. anda harus membuat konsep dari masing2 kata yang anda pilih. Untuk pengertian gendang ada beberapa : sebagai alat musik, ensambel musil, sebagai musik, menunjukkan kesempatan atu giliran naik kepanggung (giliran menari atau menanyanyi), sebagai komposisi,satu upacara ritual, sebagai repertoar, dan lain-lain. untuk pengertian guro-guro secara harafiah adalah bermain-main dengan gembira, dalam konteks lain dapat juga diartikan sebagai pesta. Dan untuk pengertian harafiah dari aron ialah kelompok kerja yang terdiri dari laki-laki atau perempuan baik yang belum menikah atau sudah menikah.
jadi pengertian dari gendang guro-guro aron adalah suatu pesta muda-mudi yang dilaksanakan berdasarkan adat dan kebudayaan karo memakai “musik karo” dan perkolong-kolong
dan pendapat kamu yang mengatakan gendang guro-guro aron dilaksanakan pada pesta-pesta adat, dan kerja rani (kerja tahun) adalah kurang tepat, yang sebenarnya adalah bahwa guro-goro aron tidak terkait dengan pesta-pesta adat, karena merupakan acara hiburan & ajang mencari jodoh bagi pemuda-pemudi suatu desa yang melaksanakannya. Tidak selamanya guro-guro aron dilaksanakan dalam kerja rani, karena kerja rani adalah pesta ungkapan rasa syukur pada Tuhan atas keberhasilan panen padi selam 1 tahun. Dan acara dalam kerja rani itu selama 7 hari, memang termasuk salah satu didalam nya ada guro-guro aron sebagai hiburan. Tapi bukan itu yang utama dalam kerja rani, yang utama adalah acara makan2, karena pada saat kerja rani (kerja tahun)setiap kita mengunjungi rumah masayarakat desa pasti diberi makan.Guro-guro Aron dapat dilakukan tanpa ada kerja rani, dalam arti lain guro-guro aron merupakan suatu upacara ritual yang dapat berdiri sendiri.
terima kasih
email saya ma4n_agoes@yahoo.com
hormat saya,
agus tarigan
(saya seorang mahasiswa yang mempelajari budaya)