Sifat dan Tabiat Orang Karo (1)

Mejuah juah

Setelah lama tidak posting blog, karena banyak sekali kesibukan yang melanda hari-hari pertama semester baru, akhirnya memutuskan untuk ngepost juga. Kali ini ngepostnya tentang Suku Karo, gimana sih tabiat kebanyakan orang Karo.

Sejujurnya, saya juga gak terlalu tau apakah benar setiap etnis itu memiliki sifat yang dimiliki hampir sebagian besar oleh orang pada etnis tersebut. Yah, maklum, saya kurang terlalu suka dengan yang namanya sosiologi dan antropologi, jadinya mohon maaf. *sigh* Yang jelas memang dua orang dari etnis yang sama pasti memiliki sifat-sifat fisik yang mirip. Tapi mungkin prilaku dan tabiat orang sepertinya bisa dibentuk mulai dari kecil yakni dari lingkungan sekitarnya.

Adapun post ini adalah rangkuman dari sebuah artikel berjudul “Sifat dan Tabiat Orang Karo” yang ditulis oleh Drs. Tridah Bangun. Kebetulan artikel tersebut diterbitkan dalam kumpulan artikel-artikel tentang masyarakat Karo dengan judul yang sama (Bangun, Tridah. Sifat dan Tabiat Orang Karo. Yayasan Lau Simalem, Jakarta, 2006). Meski menurut saya artikel-artikel tersebut agak kurang ilmiah dan banyak kesalahan tata bahasa juga kaedah artikel ilmiah, tapi ternyata mempunyai daya tarik yang sangat besar untuk dibaca dan benar-benar memberi wawasan yang sangat luas tentang masyarakat Karo. Untung, kemaren balik ke Jakarta, coba kalo enggak, gak bakal nemu ni buku :mrgreen:

Tulisan beliau tersebut juga merupakan hasil wawancara terhadap 3 orang pakar adat istiadat Karo yakni (alm.) Nulbasi Bangun, (alm.) Sental Sinuraya, dan (alm.) Gancih Tarigan dan hasil-hasil penggalian tulisan-tulisan dengan tema serupa yang sudah ditulis sejak lama. Ada paling tidak ditulis pada artikel tersebut 15 sifat-sifat yang umum dimiliki oleh manusia Karo.

Sifat-sifat yang dituliskan dalam artikel tersebut (beserta penjelasannya yang sudah saya ringkas, tentunya 😛 ) antara lain :

  • Jujur

    Orang Karo umumnya tinggal di kampung. Mereka hidup dengan kekeluargaan dan kebersamaan yang tinggi di lingkungan tradisional tersebut. Oleh karena itu segala hal seperti memberi dan menerima dilakukan secara wajar tanpa ada kecurangan. Biasanya jika diketahui ada yang berbuat curang maka akan mendapat hukuman yang berat dari masyarakat.
    (Kalo ini mah keknya sebagian masyarakat rural kek gini deh *sigh*)

  • Tegas

    Manusia Karo memiliki sifat tegas, cepat berpikir, dan cepat bertindak. Mereka tidak begitu lembut menghadapi suatu masalah, apalagi masalah yang dianggap prinsipil, meski sebenarnya dapat memberi risiko bagi diri sendiri ataupun keluarganya.
    (Entah alasannya apa, tapi sifat ini kurang tau juga apa keliatan atau enggak. Keknya sih bener… :P)

  • Berani

    Sejak kecil seorang Karo diajar oleh orang tuanya atau neneknya bahwa setiap manusia sederajat, tidak ada yang lebih istimewa tidak ada yang lebih hina. Yang berbeda hanyalah suratan tangan dan takdirnya. Mungkin hal ini lah yang menyebabkan seorang Karo tidak pernah ragu untuk berbuat atau pergi ke mana pun. Mereka berani karena benar dan mengaku salah jika memang melakukannya.
    Keberanian ini juga ditunjukkan ketika berkecamuk perang antara kerajaan Deli dan kerajaan Aceh pada abad XVII dan juga perjuangan melawan penjajahan Belanda.

    (No comment…. 😛 )

  • Percaya Diri

    Umumnya orang Karo percaya pada kekuatannya sendiri. Mereka jarang menggantungkan nasib pada orang lain.

  • Pemalu

    (Mungkin maksudnya tahu malu kali ya…..)
    Sifat pemalu dimiliki dengan kuat oleh orang Karo, terutama rasa malu kalau menggantungkan diri pada orang lain dan juga kalau harga diri dan nama baik keluarga sudah tercoreng.

  • Tidak Serakah

    Secara umum orang Karo tidak serakah atau tamak. Mereka memang mendambakan hidup sejahtera namun bukan melalu cara serakah. Mereka gigih mempertahankan sesuatu kalau memang itu adalah haknya.

  • Mudah Tersinggung dan Pendendam

    Kebanyakan orang Karo cepat tersinggung jika dirinya atau keluarganya dikata-katai secara negatif oleh orang lain, baik secara terbuka maupun terselubung. Kalau sudah tersinggung orang tersebut segera menjumpai orang yang menghinanya dan menyelesaikan dengan segera. Kalau tidak maka akan berlarut menjadi dendam. Biasanya dendam itu ingin dilunasi dengan cara yang kurang pertimbangan rasional.
    Untuk menghindari penyelesaian secara irasional, biasanya ada pihak ketiga yang berusaha mendamaikan secara adat.

  • Berpendirian Teguh

    Orang Karo umumnya berpendirian teguh. Sekali memiliki suatu pendirian, sukar baginya untuk merubah pendiriannya tersebut, kecuali kalau dalam situasi terpaksa. Tapi biasanya ini terjadi saat-saat tertenu, misalnya bersandiwara atau pada orang lain.

Segera dilanjutkan

26 thoughts on “Sifat dan Tabiat Orang Karo (1)”

  1. wah dari sifat2 yang ada, masa hampir semuanya yang baik-baiknya dan bisa dibilang semua suku juga punya sifat2 itu. Untuk sifat mudah tersinggung dan pendendam, itu juga dalam arti membela keluarga (ga mau dikatain). Well..jangan tersinggung ya *kabuuur*

  2. yaaah sebenernya sifat2 it juga ada pada orang2 sumatra lain bukan?! nggak semua sih, tapi sebagian besar!! kayaknya orang2 rumpun sumatra emang gitu ya?! tapi…sebagai sama2 orang sumatra…banggalah kita, bukan?! dan awak lebih bangga lagi sama adek awak ini!! bukan hanya pintar, tapi juga ramah, teguh pendirian dan seru!!!

    hidup petra!

  3. kalo owe bilang sih, ada benernya juga, alana pcr owe orang suku karo, tapi ngeri juga kalo mpe pendendam gt, wah gawat neh…kalo owe putusin…dia dukunin owe gak yaaaa ???? watch out !!!!!

  4. sifat-sifat orang karo juga antara lain : – Percikurak,- Percian ras si-ageng-agengen, tidak sayang sama waktu (contoh dalam arih-arih),-permenek, cukup dulu ah entar bikin malu aja

  5. Sepertinya Semua Benar Bangat Apalagi aku……..Yah Begitu lah!!!
    setuju……….setuju……..bujur dan selamat bagi petra !!!!!!!!!

  6. majuah-juah!

    belakang-belakangnya saya tulis beberapa sifat jeleknya

    dan emang kebetulan saya juga paling gak suka sifat itu “percikurak”, “percian”, dst

  7. @Diaz :
    kalo multiple inheritance bukannya sifat parent turun semua yak…
    bisa dapat bagus2nya, misalnya sifat tegas n berani dari darah karo, lemah lembut dari jawa /*hehehe…..ngarep*/
    tapi kalo kurang beruntung bisa dapat jelek2nya juga

  8. tegas iya tapi sifet yg lain itu biasa kalau dia emng baik. so kalau yg berani n menakutkn gimana. krn sy besar di sumut n dah merantau k luar sumut n klu pulkam msh sering takut.

  9. kayaknya q setuju deh ama yang dijelasin diatas.soalnya pacarku suku karo.dan hal itu kebukti selama kami pacaran ini.tapi aq paling takut kalau aq buat salah,soalnya dia nti marahin aq.tapi lama-lama baikan juga sih…

  10. mjj..

    karya km mantap..
    keren?!

    btw,km blajar dmn buat blog/web?
    ada g tutorial yg bisa aq pelajari?
    klo ada kirim ke email aq y..

    bujur….

  11. semua suku sama aja, hanya orang-orang nya yang bembedakannya, tapi yang pesti orang karo tidak tergantung pada orang lain, kalak karo radat, ^_*

  12. Yahhh,,saya setuju bangett klo orang karo terkenal pendendamnya,,hehehhehhe
    Setiap teman2 saya yang batak toba pasti dehh di bilang orang karo itu “Pendendam”hehhehe….
    Makanya sebelum jadi dendamm cepat2lahh minta maap,,hahhahhahaahahah

  13. mpal, kam lupa satu sifat buruknya : anceng aku kurang jelas artinya, dengki atau cemburu? (acc) sifat baiknya:
    terbuka,mau menerima orang luar menjadi saudara dan otomatis semua anggota tutur siwaluh mengakui persaudara an ini dengan segala konsekwensinya.

Leave a Reply