Deadliner. Sebuah Kajian – part I

Deadliner. Sebuah Kajian – part I (of I don’t know how many)

Diberikan sebuah pekerjaan A (untuk Assignment pada selang waktu kerja efektif T (untuk Time) dan mengetahui bahwa kemampuan pengerjaan anda pada suatu waktu t adalah F(t), sang pemberi pekerjaan IL (untuk Instructor/Leader atau IL yang lain) mengharapkan pada waktu yang ditentukan (t = T, tenggat waktu/deadline) maka pekerjaan anda telah selesai (At = 0). Better hope for it too or else.

Sebuah pekerjaan dikatakan relatif mudah jika dengan sebuah F(t) (akan dijelaskan suatu saat) yang dimiliki maka A bisa dikerjakan untuk ∆t < T, yang mana berarti untuk sebuah t < T maka At = 0 (jelas A tidak akan bertanda negatif). Sebaliknya sebuah pekerjaan dikatakan relatif sulit jika A tidak bisa dikerjakan untuk ∆t=T atau At=T > 0, dan bisa dipastikan At>T = At=T kecuali IL memberikan T tambahan (yang memang sangat sulit dibayangkan). Dan idealnya, sebuah pekerjaan bisa dikerjakan sedemikian sehingga tepat At=T=0.


Gambar 1.1 Pekerjaan sulit

Gambar 1.2 Pekerjaan ideal

Gambar 1.3 Pekerjaan mudah

Gambar 1.4 Gak dikerjain

Gambar 1.5 Nambah-nambah kerjaan

Gambar 1.6 Kurang kerjaan

Gambar 1.7 Interpret yourself

Bisa dilihat pada grafik-grafik di atas jenis-jenis pekerjaan A terhadap waktu t. Secara intuisi A makin lama mengurang karena akumulasi dari pengurangan-pengurangan yang dilakukan F(t) untuk setiap t dalam selang ∆t (sekali lagi, akan dijelaskan suatu saat). Selanjutnya grafik tersebut akan disebut sebagai APA (Accumulation Plot of Assignment) (?) Dengan kata lain, orang yang menginterpretasikan grafik tersebut disebut sebagai SIAPA (Subject of Interpretation for APA) (?) Alasan SIAPA adalah MENGAPA? Jumlah SIAPA adalah BERAPA? (aih bo, cape deh…..)

Bersambung….

NB : Mohon jangan ditanggapi serius, pusing abis ngerjain TASM nih

2 thoughts on “Deadliner. Sebuah Kajian – part I”

Leave a Reply